Akhir Dari Sebuah Era

Patrice Evra akhirnya resmi meninggalkan Manchester United dan bergabung dengan Juventus.

image

Evra melengkapi daftar para senior United yang meninggalkan klub musim panas ini, Setelah Vidic, Rio Ferdinand dan seorang Ryan Giggs yang memutuskan pensiun. Lengkap sudah para pemain yang selama ini menjadi pemimpin dalam klub meninggalkan United, ya kecuali Ryan Giggs yang sekarang perannya berbeda dalam klub sebagai asisten Van Gaal.

Para pemain ini memiliki peran penting dalam klub, bukan hanya di dalam lapangan tapi juga di luar lapangan. Seperti yang dikatakan Gerry Neville tentang Patrice Evra.

“I’m sad Evra is going. People will never understand the character & personality of Patrice until they get in that dressing room.”

Di ruang ganti pemain seperti Rio, Vida, Evra dan Giggs memiliki peran penting selain seorang pelatih. Dimana mereka para senior bisa memberikan contoh dan semangat kepada para juniornya.

Setelah melalui musim yang buruk akhirnya para pemain ini meninggalkan klub. Sekarang tugas Van Gaal mencari pemimpin ‘Sejati’ United. Setelah sebelumnya kita juga mempunyai pemain dengan karakter pemimpin yang kuat seperti Roy Keane dan Gerry Neville.

image

(Starting XI final Liga Champions Moskow, sekarang tinggal Rooney dan Carrick yang masih bertahan di klub)

Rio, Vida dan Evra adalah para pemimpin yang telah melalui bagian masa-masa sulit dengan klub. Tidak banyak klub mempunyai pemain seperti mereka. Mungkin United bisa membeli banyak pemain bagus, tapi ini bukan tentang itu. Bukan seperti yang dilakukan Man City. Mereka adalah pemain yang mempunyai karakter kuat. Sekarang mereka semua telah pergi meninggalkan klub.

image

(Rio Ferdinand yakin para pemain muda United telah siap untuk menggantikan para seniornya)

image

Tapi sekarang klub dibawah asuhan Louis Van Gaal dengan pengalamannya dia tahu apa yang dibutuhkan klub. Menjual Evra setelah mendapatkan Luke Shaw. Dan kita tahu bahwa Van Gaal memang menyukai pemain muda. Kita lihat timnas Belanda saat di piala dunia. Banyak pemain muda yang dia bawa tapi hasil yang diluar perkiraan dia berhasil membawa tim diperingkat ke tiga. Dia tahu apa yang dilakukan dan Van Gaal sekarang sedang membangun timnya.

Giggs Pensiun Sebagai Pemain

image

Ryan Giggs sang Legenda Hidup Manchester United kemarin bersamaan dengan pengumuman Luis Van Gaal sebagai manajer baru memutuskan untuk pensiun sebagai pemain di usianya yang ke 40 tahun.

Giggs sepertinya telah memutuskan untuk fokus ada di managemen United sebagai asisten Van Gaal.

Giggs bermain sebanyak 962 pertandingan bersama Manchester United dengan 168 gol. Di Timnas Wales Giggs bermain sebanyak 64 pertandingan. Giggs juga telah memberikan total 34 trofi bagi United.

image

Giggsy yang selalu setia dengan Manchester United melakukan debutnya bersama United pada 2 Maret 1991, ia menggantikan Denis Irwin saat melawan Everton di Old Trafford.

Rekor Trophy Ryan Giggs bersama Manchester United.

image

13 Premier Leagues
4 FA Cup
4 League Cup
9 Community Shield
2 UEFA Champions League
1 UEFA Super Cup
1 Club World Cup

image

Photo Ryan Giggs bersama Trophy pertamanya

Selain rekor trophy Giggsy juga mempunyai rekor caps bersama United yang hampir mencapai 1000 pertandingan dan Giggs juga pemain yang tidak pernah mendapatkan kartu merah sepanjang kariernya sebagai pemain sepakbola.

Ryan Giggs kemarin juga menulis sebuah surat terbuka untuk para Fans United. Berikut isi surat terbuka Giggs:

image

Hari ini adalah hari yang fantastis bagi Manchester United. Louis van Gaal adalah penunjukkan yang besar dan biarkan saya mulai dengan mengatakan betapa senangnya saya bisa bekerja sama dengan seseorang sekaliber dia. Kredensialnya tidak ada duanya dan saya yakin klub akan berkembang di bawah kepemimpinannya selama bertahun-tahun mendatang.

Saya juga ingin mengambil kesempatan ini untuk mengumumkan pensiunnya saya dari sepak bola profesional dan memulai sebuah bab baru dan menarik dalam hidup saya, sebagai asisten manajer Manchester United. Saya sangat bangga, terhormat dan beruntung telah mewakili klub terbesar di dunia 963 kali dan Wales 64 kali. Impian saya selalu bermain untuk Manchester United, dan meskipun saya merasa sedih untuk tahu saya tidak akan memakai kostum United lagi sebagai pemain, saya sudah cukup beruntung untuk memenuhi mimpi bermain dengan beberapa pemain terbaik di dunia, bekerja di bawah manajer yang luar biasa Sir Alex Ferguson, dan kebanyakan dari semua, bermain untuk penggemar terbesar di dunia sepakbola. Saya selalu merasakan dan menghargai dukungan Anda.

Saya juga ingin memberikan terima kasih sebesar-besarnya kepada tim ‘backroom staff’ yang kami miliki yang telah berada di Manchester United selama bertahun-tahun. Saya tidak akan mencapai keberhasilan yang saya miliki tanpa dedikasi mereka yang terus-menerus dan komitmen untuk menciptakan lingkungan terbaik untuk memungkinkan para pemain berkembang. Saya tidak akan memenangkan 34 piala dalam karir saya tanpa kalian. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang spesial untuk teman-teman dan keluarga atas semua cinta dan dukungan mereka.

Bagi saya, hari ini merupakan babak baru yang diisi dengan banyak emosi – kebanggaan, kesedihan, tetapi kebanyakan dari semua, kegembiraan menuju masa depan. United fans saya berharap akan berbagi dan menggaungkan keyakinan saya bahwa klub, manajemen, dan pemilik, melakukan segala sesuatu yang mereka bisa untuk mengembalikan klub besar ini kembali ke tempatnya, dan saya berharap untuk berada pada setiap langkahnya. Untuk para fans terbesar di dunia sepakbola, terima kasih, saya telah mencintai setiap menit bermain untuk kalian dan mewakili klub terbesar dan terbaik di dunia.

Sampai jumpa musim depan,

Ryan

image

image

RYAN GIGGS TEARING YOU APART SINCE 1991

Van Gaal Bangga Bisa Jadi Manajer United

image

Manajer baru Manchester United, Louis van Gaal merasa sangat bangga bisa menjadi manajer United dan ia yakin bisa membuat sejarah di United.

“Itu selalu sebuah keinginan bagi saya untuk bekerja di Premier League. Untuk bekerja sebagai manajer Manchester United, klub terbesar di dunia, membuat saya sangat bangga.”

“Saya telah berhasil dalam sebuah pertandingan di Old Trafford sebelumnya dan tahu betapa arena yang luar biasa Old Trafford dan bagaimana bergairah dan berpengetahuannya para fans.”

Van Gaal mengatakan bahwa dirinya dan Manchester United mempunyai ambisi yang besar dan akan sama-sama membuat sejarah bersama.

“Klub ini memiliki ambisi besar, saya juga punya ambisi besar. Bersama-sama saya yakin kami akan membuat sejarah.”

Sementara Ryan Giggs yang ditunjuk sebagai asisten manajer merasa senang memiliki kesempatan untuk menjadi asisten Louis van Gaal. Giggs akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar.

“Saya senang memiliki kesempatan untuk membantu sebagai asisten manajer. Louis van Gaal adalah pelatih kelas dunia dan saya tahu saya akan belajar banyak tentang pembinaan dari mengamati dan berkontribusi pada jarak dekat. United telah menjadi bagian besar dari hidup saya dan saya senang untuk dapat melanjutkan hubungan itu dalam peran kunci.”

Louis van Gaal turut membawa 2 orang kepercayaannya sejak lama, yaitu Frans Hoek seorang pelatih kiper yang telah berhasil mengembangkan kiper seperti Edwin van der Sar di Ajax Amsterdam dan Victor Valdes di Barcelona.

Satu orang lagi adalah Marcel Bout yang akan berperan sebagai asisten pelatih atau staf pelatih yang juga memiliki spesialisasi sebagai pemantau lawan.

Source: ManUtd.com & United Army

Pemain Yang Mungkin Meninggalkan United

image

Performa buruk Manchester United musim ini memang bukan sekedar kesalahan manajer David Moyes belaka. Para pemain juga mempunyai andil dalam performa buruk tim. Beberapa pemain akan menjadi evaluasi tim dan mungkin akan dijual di musim panas nanti. Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic sudah dipastikan meninggalkan klub. Dan mungkin juga para pemain ini:

1. Ashley Young

image

Young mungkin menjadi pemain yang paling di inginkan untuk segera meninggalkan Old Trafford oleh para fans United. Performa yang ditunjukkan oleh pemain 28 tahun ini memang tak sesuai ekspektasi para fans sejak didatangkan dari Aston Villa tahun 2011 lalu. Sempat memukau publik Old Trafford dengan mencetak dua gol kala Manchester United membungkam Arsenal 8-2.

Performanya justru semakin menurun dari tahun ke tahun. Selain itu aksi ‘diving’ membuatnya dibenci oleh para fans. Sepanjang karirnya di United selama 3 musim dia baru mencetak 8 gol dari 64 penampilannya. Musim ini tampil di 20 pertandingan liga hanya mencetak 2 gol, 1 assist. Sementara Juan Mata yang baru didatangkan pada pertengahan musim sudah mencetak 6 gol dalam 15 penampilannya bersama United. Young sendiri sebenarnya sudah puasa gol sejak satu setengah musim sebelum mencetak gol saat melawan Stoke City di perempat final Capital One Cup pada 19 Desember 2013. Moyes di musim ini juga lebih memilih pemain muda Adnan Januzaj untuk disposisi winger United musim ini yang sudah tampil dalam 27 pertandingan liga dengan mencetak 4 gol dan 3 assist.

2. Luis Nani

image

Nani memang akhir-akhir ini kurang konsisten dengan penampilannya. Nani juga sempat mengalami cedera di awal musim. Cedera hamstring yang dia alami saat pertengahan musim lalu membuatnya harus absen di 13 pertandingan liga yang juga menambah performa buruknya dimusim ini. Nani hanya tampil 11 pertandingan di Liga, 7 kali menjadi starting line-up, 4 kali datang dari bangku cadangan, tanpa gol dan assist. Nani hanya mampu mencetak satu gol di musim ini yaitu di Liga Champions saat United mengalahkan Bayern Leverkusen 5-0.

Performa Nani di musim ini jauh lebih buruk dari musim lalu. Musim 2012/2013 saat United juara liga Nani juga tidak tampil begitu bagus di musim itu. Nani sempat tampil lawan Real Madrid di perdelapan final Liga Champions saat itu dia tampil buruk dengan mendapatkan kartu merah padahal waktu itu United sempat unggul agregat, namun sayang harus kalah dan gagal lolos ke perempat final.

Di musim ini Nani juga sempat mendapat sorotan oleh para fans saat melawan Sunderland di pertandingan liga ke 37, tampil sejak awal tapi dia tidak banyak berbuat banyak untuk tim, Nani gagal untuk memberi dan mengirimkan umpan crossing ke pertahanan lawan dia malah tampil terlalu individual. Akhirnya United kalah 0-1 oleh Sunderland.

3. Patrice Evra

image

Evra mungkin akan menyusul Rio dan Vidic meninggalkan klub. Pihak Manchester United mungkin tidak akan mengajukan perpanjangan kontrak, sama seperti pada Rio dan Vidic. Faktor usia mungkin yang melatar belakangani itu. Apalagi jika benar kabar transfer Luke Shaw ke Manchester United telah terjadi kesepakatan. Shaw sendiri mungkin akan dijadikan penggantinya di klub.

4. Ryan Giggs

image

Di usia yang ke 40 tahun ini mungkin Giggs akan berhenti menjadi pemain sepakbola dan fokus menjadi pelatih, walaupun sampai sekarang belum memberi pernyataan atas keputusannya musim depan akan tetap bermain atau tidak. Kontraknya sebagai pemain akan berakhir di musim panas ini. Beberapa kabar menyebutkan Giggs akan menjadi asisten dari manajer baru Manchester United musim depan. Luis Van Gaal yang dikabarkan akan menjadi manajer United sudah bertemu dengan Giggs untuk membahas perannya di klub.

5. Maroune Fellaini

image

Dibeli musim lalu Fellaini diharapkan menjadi solusi lini tengah United yang kerap dikritik setelah pensiunnya Paul Scholes. Diawal musim performanya memang jauh dari harapan. Musim ini baru membuat satu assist dan belum mencetak gol disemua kompetisi. Fellaini terlihat seperti ‘panic buying’ United dimusim panas lalu, terbukti dia didatangkan di hari terakhir transfer setelah United gagal mendatangkan beberapa pemain.

6. Anderson

image

Anderson yang sedang dipinjamkan ke Fiorentina dipertengahan musim tampil tidak cukup baik bersama klub Italia itu. Hanya tampil 7 kali, 4 kali di starting line-up dan 3 kali dari bangku cadangan. Statistik dari Whoscored.com Anderson saat di Fiorentina hanya mempunyai akurasi passing 78.9%.

Beberapa pemain yang juga tampil kurang bagus musim ini dan sempat dikabarkan akan dijual adalah Danny Welbeck dan Tom Cleverley. Welbeck sudah mencetak total 10 gol dan 1 assist di semua kompetisi musim ini. Sebenarnya penampilan Welbeck musim ini lebih baik dari musim lalu. Sementara Cleverley musim ini performanya lebih buruk dari dari musim lalu. Hal ini juga yang menjadikannya hanya ada di dalam skuad cadangan tim nasional Inggris untuk Piala Dunia Brazil 2014.

UNITED WILL RISE AGAIN!

image

Musim ini memang musim yang buruk bagi Manchester United dan mungkin tidak pernah terbayang bagi para fans United. Seperti sebuah mimpi buruk di siang hari.

Hal yang cukup membuat para fans kecewa dengan musim ini, bagaimana tidak, klub dengan skuad yang sama dengan musim lalu dan tidak banyak perubahan tetapi bisa terdampar di posisi tujuh klasemen Liga Inggris.

Para fans mengerti ini merupakan sebuah masa transisi, cukup sulit bagi klub yang sudah dilatih oleh seorang manajer selama 26 tahun harus menerima orang baru. Manajer yang berbeda, dengan gaya permainan yang berbeda, butuh waktu untuk menerapkan hal itu kedalam klub baru dan kondisi United sendiri banyak pemain terutama lini belakang yang sudah menua.

David Moyes mencoba untuk membangun timnya sendiri sama seperti yang dilakukan Sir Alex Ferguson pertama kali di klub ini, tapi memang Sir Alex lebih beruntung punya cukup waktu untuk membangun tim. Sedangkan David Moyes belum satu musim tapi sudah di pecat, padahal jika dibandingkan dengan Sir Alex, Moyes tidaklah buruk untuk musim pertamanya. Tapi itu sialnya melatih United pada masa sepakbola modern yang selalu menginginkan prestasi yang instan. Seperti yang disesalkan oleh ex-United Gary Neville. Gary sangat membenci sisi negatif dari sepakbola modern ini.

image

“Ide untuk memberikan kontrak selama enam musim lalu memecatnya hanya setelah sepuluh bulan terlihat begitu aneh di mata saya. Berbeda dengan periode 80-an, ketika Dave Sexton, Ron Atkinson, dan Sir Alex Ferguson diberi waktu untuk melalui periode sulit,”

“Itulah yang saya benci dari sepakbola modern, faktanya banyak manajer yang dipecat tiap musimnya. Saya tetap beranggapan bahwa seharusnya manajer klub diberi kesempatan lebih lama untuk mewujudkan konsep yang ia bawa.”

Ya itu memang sisi buruk dari sepakbola modern. Manchester United sekarang bukan hanya sebuah klub sepakbola, tapi sebuah brand dan merek dagang dunia.
Kondisi klub sekarang bukanlah hal yang terburuk pernah dialami klub ini. United pernah mengalami hancurnya stadion Old Trafford karena Perang Dunia Ke 2 dan mengalami tragedi kecelakaan pesawat di Munich tapi klub selalu bangkit.

Dan itu juga yang harus dipercayai para fans sekarang. Mereka juga semakin yakin bahwa masa kejayaan Manchester United akan datang setelah apa yang mereka lihat saat pertandingan melawan Hull City.

image

Seorang pemain muda berusia 18 tahun tampil diberi kesempatan oleh sang manajer Ryan Giggs. James Wilson tampil memukau dalam debutnya bersama tim pertama United dengan mencetak dua gol. Dan untuk pertama kalinya pemain United yang dapat mencetak dua gol dalam debutnya sejak Wayne Rooney mencetak Hattrick saat melawan Fenerbahce. Yang menakjubkan Wilson musim ini telah mencetak gol untuk tim U18, U19, U21 dan tim pertama Manchester United.

James Wilson’s 2013/14 stats:
U18 – 10 appearances; 9 goals
U19 – 6 appearances; 5 goals
U21 – 9 appearances; 7 goals
Senior – 1 appearances; 2 goals

James Wilson merupakan sebuah tradisi dari klub yang selalu menghasilkan para pemain muda dari akademi.

image

Telegraph mencatat: Dalam setiap skuad tim pertama dalam setiap pertandingan sejak tahun 1936 setidaknya ada satu pemain homegrown di starting line-up Manchester United. Ini adalah rekor yang tak terputus dan tidak ada klub di top-divisi lain bisa menyamai.

Seperti apa yang pernah Sir Alex Ferguson katakan bahwa masa depan/fondasi klub ini kuat,

“Manchester United’s future is solid. I could pick 11 kids. City can’t do that.”

Sebelum James Wilson, Adnan Januzaj lebih dulu tampil sejak awal musim. Penampilannya membuat para fans mempunyai harapan akan muncul seorang bintang baru yang dapat menggunakan nomor punggung kramat ‘ 7 ‘. Mereka mempunyai ekspetasi yang tinggi terhadap dirinya dan Adnan yang mengingatkan para fans kepada Cristiano Ronaldo. Adnan sendiri mengaku penggemar berat CR7 dan mencoba untuk menirunya.

image

“Aku sering menonton permainan Ronaldo dan mencoba melakukan sama seperti apa yang dia lakukan. Dia pemain yang sangat bagus. Aku selalu melihat dan menyaksikan dia bermain serta apa yang dia lakukan di Manchester United,”

“Aku berlatih keras di pusat kebugaran seperti yang Ronaldo lakukan. Saat dia datang ke sini (pertama kali), dia tidak kuat. Tetapi beberapa tahun kemudian, dia menjadi sangat kuat dan mampu memenangi duel dengan lawan. Sekarang, aku merasa sedikit lebih kuat karena berlatih keras di pusat kebugaran,”

Cristiano Ronaldo vs Adnan Januzaj’s first seasons stats at Manchester United.

image

Selain Adnan Januzaj dan James Wilson, United juga memiliki beberapa pemain muda lain yang sedang dalam masa peminjaman seperti Nick Powell, Jesse Lingard, Wilfried Zaha dan beberapa pemain yang ada di tim cadangan. Powell dan Lingard merupakan pemain yang penampilannya menjanjikan saat masa peminjaman mereka.  Dengan para pemain mudanya ini kita lihat Manchester United akan bangkit lagi

image

“Keep supporting us and the good times will come back soon.” – Ryan Giggs

Cerita Tentang Sosok Paul Scholes

image

Paul Aaron Scholes, lahir 16 November 1974di Salford , Greater Manchester , Inggris. Scholes telah memutuskan ‘benar-benar’ gantung tahun 2013 lalu sepatu.

Dia memerupakan seorang legenda bagi Manchester United, berposisi sebagai midfielder Scholes memiliki peran penting di lini tengah United pada masanya. Scholes mulai berlatih di Manchester United sejak umur 14 tahun. Bergabung dengan tim junior tahun 1991 dan masuk ke tim pertama dya tahun berikutnya (1993).

Scholes memulai debutnya pada 21 September 1994, melawan Port Vale pada pertandingan away di League Cup dan pertandingan pertamanya di liga saat melawan Ipswich . Scholes telah mendedikasikan sepanjang karirnya hanya pada satu klub yaitu Manchester United dan sekarang pun dia bergabung dengan staf pelatih tim pertama dibawah interim manajer Ryan Giggs.

Scholes total telah tampil sebanyak 718 pertandingan untuk United dan mencetak 155 gol. Scholes merupakan bagian dari ‘Class Of 92’ kumpulan para pemain muda yang mempunyai bakat luar biasa yang yang datang dari akademi United bersama-sama dengan Beckham, Giggs, Butt dan Neville
bersaudara di pertengahan 1990-an.

image

Ini adalah foto muda Scholes, tidak banyak yang punya foto ini. Scholes pun perlu mengingat kapan foto ini diambil. Foto tersebut diambil oleh paman Scholes, Patrick di rumahnya Middleton, Manchester ketika
berumur 3-4 tahun.

Foto tersebut menunjukan betapa ‘gila’-nya Scholes terhadap bola. Scholes muda menghabiskan banyak waktunya bermain bola. Berbicara soal rambut Scholes yang panjang. Scholes berani menjamin itu adalah potongan rambut paling panjang selama dia hidup.

Patrick adalah saudara Ibunya. Scholes kecil banyak menghabiskan waktu bersamanya. Patrick fans United & tidak jarang ikut awayday menonton.

Scholes on his Uncle Patrick:I’m sure he played a big part in my obsession wih football, which became more intense the older I got”

Nah, foto ini pasti bisa nebak. Lihat tampang Scholes disitu ada cerita menarik tentang rambut Scholes.

Scholes: It’s fair to say a few of the boys have spent some serious time on their hair. For instance Robbie Savage on the left front.

Ya di foto itu, Robbie Savage, David Beckham (di sampingnya) & Burke menggunakan gel rambut.

List pemain di foto: Burke, Gazza, Simon Davies, John O’kane, Andy Noone, Nicky Butt, Ben Thornley (berdiri). Duduk: Robbie Savage, David Beckham, George Switzer,
Keith Gillespie, Scholes & Chris Casper.

image

Scholes pendiam? yakin? Mungkin cerita hari ini akan ditutup dengan kenakalan Scholes yang tidak kita duga.

Ini cerita dari Nicky Butt yang sangat dekat dengan Scholes. Mereka naik bis bersama, Scholes penuh trik & bermuka tebal menurutnya.

Kenakalan yg di ingat Butt betapa usilnya Scholes memanggil/memaki teman-temannya yang sedang naik dalam tangga bus dan yang dilakukan Scholes adalah sembunyi di balik kursi, sehingga yang dipanggil/dimaki tersebut melihat ke arah Butt.

Butt juga menceritakan Scholes pernah dihukum teman-temanyanya dengan dimasukan dalam tas berukuran besar & ditutup rapat. Sayang Butt lupa dengan apa yang dilakukan Scholes saat itu sehingga dihukum masuk tas. Tapi menurut Butt dia layak mendapatkannya.

image

Ada cerita juga yang diceritakan Sir Alex. “Sangatlah tidak sopan kencing di area manapun di tempat latihan.”

“Aku ingat Gary Neville melakukannya. Lari jauh dari kerumunan pemain berdiri di pinggir pagar untuk kencing.” kata Sir Alex

“tiba-tiba – *plak! – Scholes menendang bola & mendarat pas di bagian belakang kepala Gary yang lagi asik kencing di
pagar.” lanjut Sir Alex

“John O’shea adalah salah 1 korban. Bahkan dengan jarak yang lebih jauh. Saya sendiri selalu was was karena Scholes mencoba menembak saya bertahun-tahun” – Sir Alex
Ferguson.

Masih dari cerita Sir Alex Ferguson. ada juga cerita Scholes dengan sang kiper legenda, Schmeichel pada saat latihan shooting. Kebiasaan Schmeichel berdiri agak maju dari garis gawang dalam latihan shooting. Hal yang dibenci Schmeichel adalah gol lewat chip. Suatu hari Schmeichel memperingatkan Scholes tentang tendangan chip-nya. “You do that one more time and I’ll kill you”.

Ketika giliran Scholes menendang, secara natural dia melakukan tendangan chip lagi & masuk. Schmeichel berlari kencang mengejar Scholes & tidak mudah untuk mengejar Scholes. Lolos! & rekan-rakannya hanya tertawa.

Terlepas dari sifat jailnya itu, Scholes sebenarnya adalah pribadi yang low profile.

“Kami tidak perlu kuatir mencari tahu kemana Scholes pergi setelah latihan sore.”

“Scholes kembali ke perbukitan tempat dimana dia & keluarganya tinggal & menghabiskan waktu bersama.”

Dia mempertahankan privasi keluarganya dengan ketat. Dia juga tidak berubah dari awal meski dengan kesuksesan karir
yg dilaluinya.” Sir Alex Ferguson

Sebenarnya masih banyak lagi cerita tentang Scholes, golnya, tackling, lawan, dll mungkin akan saya posting  di lain waktu.